Innaa Lillahi wa innaa ilai rooji’un!
Telah pulang kerahmatullah Gus Dur, Presiden RI Ke-4 pukul 18.45 hari Rabu
tanggal 30 Desember 2009.
Seluruh Keluarga Besar Pontren Alhuda Pasirasem, Sindangjaya, Ciranjang, Cianjur mengucapkan ikut berduka cita atas wafatnya KH. Abdurrahman Wahid bin KH. Wahid Hasyim. Semoga arwahnya mendapat Rahmat dan Maghfiroh Allah SWT. Amiin
Dengar Gus Dur Meninggal, Inul Langsung Menangis
Rabu, 30 Desember 2009 – 21:12 wib
Tomi Tresnady – Okezone
(Foto: Johan Sompotan/okezone).
JAKARTA- Meninggalnya mantan Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur menyisakan kesedihan bagi orang yang pernah dekat dengannya. Tak terkecuali dengan Inul Daratista.
Pedangdut yang pernah dibela Gus Dur saat dicekal sejumlah ormas Islam ini menangis saat dihubungi okezone, Rabu (30/12/2009).
Sambil terisak, Inul menceritakan usai magrib tadi dia dibangunkan suaminya, Adam Suseno dan diberitahu bahwa mantan Ketua PBNU telah meninggal dunia di RSCM. “Saya kaget,” akunya.
Inul awalnya berencana melayat Gus Dur ke rumahnya di Ciganjur. Namun, rencana tersebut dia batalkan. Dia khawatir jika melayat malam ini, maka dia akan berdesak-desakan dengan ratusan pelayat lainnya.
“Takut gak diterima. Jadi (melayat) besok saja,” pungkasnya.
Diketahui, Inul yang terkenal berkat goyang gebornya sempat mengalami pencekalan di sejumlah daerah, khususnya Jawa Timur. Bahkan ormas Front Pembela Islam (FPI) juga ikut mencekal.
Menghadapi hal ini, hanya mantan Ketua Umum PBNU ini lah yang membela Inul. Karena pembelaan ini, Inul merasa terlindungi. (uky)
